Hanya ingin belajar suapaya lebih baik

Artikel: Mother of sains ternyata ada di IPS, buat yang masih ragu coba deh luangin waktunya buat baca

"Mother of sains ternyata ada di IPS"
Oleh: Anne Syaefatun Hindrimayatin

Khusus untuk yang memilih jalur jurusan/peminatan program IPS kalian akan sering menemukan mata pelajaran wajib pemintan yakni ekonomi, geografi, sosiologi, dan sejarah. Kalian mungkin sudah mengetahui sebelumnya pada saat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan mata pelajaran IPS. Tapi kalau kalian melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) maka kalian akan diperlebar lagi wawasannya dari yang mata pelajaran IPS terpadu menjadi 4 pengklasifikasian mata pelajaran.

Buat kalian yang masuk pada program IPS jangan rendah diri ya itu sangat tidak dianjurkan. Semua program jurusan memiliki poksinya masing-masing. Coba deh kita pikirkan secara seksasma, jumlah ruang kelas di setiap sekolah program IPA/IPA itu 7:4 yang artinya program IPA terdapat 7 ruang kelas sedangkan IPS hanya 4 ruang kelas dan pada biasanya jumlah muridnya pun cenderung lebih banyak IPA. Jadi, apabila kita hitung-hitung jika saja yang kita hitung adalah sekolah yang menerapkan 2 program maka otomatis yang akan terhitung terbanyak adalah program jurusan IPA. Nah loh, jadi buat yang program jurusan IPS jangan khawatir kalian mempunyai peluang besar nantinya di lapangan pekerjaan.

Belajar di kelas IPS atau biasa disebut kelas sosial itu sangat menarik, menyenangkan, dan relatif tidak tergesah-gesah. Yang bilang kalo kelas sosial itu kebanyakan hafal-hafalan itu dinyatakan salah besar! karena kita hanya ditugasi sering lah membaca buku kalau sering membaca maka secara otomatis dibawah alam sadar kita dapan menyimpan dan menyerap berbagai informasi. Bukannya masuk ke kelas sosial itu kita tidak bertemu dengan angka, eeiittsss ... selain matematika ada juga loh mata pelajaran yang mengandung unsur angka eem kira-kira semuanya deh (eko,geo,sosio,sejarah). Ekonomi jelas di situ kita bertemu dengan banyak angka apalagi kalau sudah ketemu dengan akuntansi itu hampir 90 % angka dan kolom. Dalam ilmu geografi kerap kali menggunakan hitungan namun dalam geografi hanya menerapkan ilmu perhitungan yang tidak merumitkan hal ini pun terkait dengan sosiologi yang tatkala menghitung rata-rata penduduk dan sebagainya. Nah, pada mata pelajaran sejarah pun ada angkanya loh ya tentunya tanggal dan tahun itu kan tidak jarang menggunakan angka.

Kita diajarkan ilmu yang tidak tetap dalam artian, tidak lah kaku dalam menilai sesuatu karena kita tahu bahwa seiringnya pergantian jaman ini kerap kali berubah termasuk manusia di dalamnya. Tentu sangat lah fleksibel dan tentunya dapat diterapkan di lingkungan masyarakat. Engga usah deh tuh ngitung kecepatan buah kelapa jatuh dari pohonnya berpa per detik.

Dengan mempelajari ilmu sosial maka perekonomian, pengamat perkembangan penduduk, kebumian, sejarahwan, dan  ketatanegaraan negara akan tertata dengan rapih. Mother of sains ada di program IPS loh yakni pada mata pelajaran geografi. Karena pada program IPA tidak diterapkan mata pelajaran geografi. Anda tahu apa yang terjadi jika tidak mempelajari geografi? kita akan terbengkalai karena semua ilmu ada pada satu ilmu yakni geografi tidak hanya ilmu kebumian namun geofisika, hidrometologi, geoklimatologi, hidrogeologi, geologi, geo-ekonomi, geo-sejarah, oceanografi fisika, kristalografi, kimia atmosfer, sistem informasi geografi, pengindraan jauh, tata guna lahan dan masih banyak lagi.

No comments:

Post a Comment