Hanya ingin belajar suapaya lebih baik

Artikel: Belajar itu

"Belajar itu"
Oleh: Anne Syaefatun Hindrimayatin


1. Engga harus besoknya ada ujian
Belajar tak mengenal batas waktu kapan, dimana, dan dengan siapa saja kita bisa belajar. Memang, tak ada hukum tertulis yang menyatakan "Hanya orang terpelajar saja yang boleh belajar". Untuk itu, gunakan lah waktu luang mu untuk selalu belajar. Budayakan membaca jika ingin negara kita maju karena negara akan maju jika di dalamnya dihiasi masyarakat yang gemar membaca karena dengan membaca akan meninngkatkan mutu sumber daya manusia yang berkualitas. Jadi, engga ada tuh SKS (Sistem Kebut Semalam). Boleh sih tapi nanti ilmunya engga bertahan lama soalnya segala sesuatu yang didapat secara instan maka hasilnya pun akan instan pula hehe mubadzir loohh ...

2. Audio, visual, praktik
Dalam belajar itu setiap orang mempunyai metode tersendiri. Ada yang menggunakan metode audio  yakni dengan cara mendengarkan langsung dari sumbernya. Dengan metode visual yakni dengan cara membaca dari berbagai sumber referensi (buku, majalah, internet). Berbeda dengan metode praktik yakni seseorang baru bisa mengerti jika melakukan praktik atau terjun ke lapangan langsung seperti contohnya belajar sosiologi dan antropologi itu erat kaitannya dengan praktik di lapangan langsung, belajar akuntansi juga dapat diterapkan semisalnya belajar pembukuan pada koperasi sekolah.

3. Engga ada ruginya
Seandainya jika kalian duduk di bangku SMA jurusan sosial lalu kalian belajar biologi itu tidak ada ruginya. sekali lagi, belajar itu tidak ada ruginya jadi kalian bebas mau belajar dan membaca buku apa saja dengan catatan buku yang dapat mendoktrin hal buruk itu baru tidak boleh.

No comments:

Post a Comment