Hanya ingin belajar suapaya lebih baik

Artikel: Aku anak Indonesia

''Aku Anak Indonesia''
Oleh: Anne Syaefatun Hindrimayatin

Terlahir di tanah air, merah darah ku putih tulang ku bersatu dalam sanubari ku. Aku lahir di Indonesia mati pun ku rela demi menjaga kesatuan republik ini. Menjadikan negara maju itu yang ku dambakan. Angan ku pun melayang jauh diatas kayangan sambil berandai aku bisa membuat suatu gebrakan. Apa yang bisa dibantu oleh ku anak ingusan ini Pak Presiden? sekuat tenaga akanku lakukan.

Aku tahu, menjadi seorang pemimpin tidak lah mudah apalagi memimpin Indonesia yang notabene negara kepulauan dan termasuk jumlah penduduk terbanyak ke 3 di dunia. Memang benar, kekayaan alam melimpah ruah termasuk kekayaan budaya. Tidak sedikit budaya yang kita miliki bayangkan saja bahasa, suku, ras hampir tak bisa dihitung menggunakan jari-jemari kita. Tak dipungkiri bahkan batik, angklung, reog ponorogo, tari pendet/kecak dan masih banyak lagi yang sudah dikenal dikancah dunia.

Aku tinggal di Provinsi Jawa Barat "Gemah Ripah Repeh Rapih'' yang berartikan daerah yang kaya raya subur makmur yang didiami banyak penduduk yang hidup rukun dan damai. Terkenal dengan bahasa sundanya tapi tahu kah ada kabupaten yang ada di jawa barat tetapi tidak menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa daerah yakni terdapat pada kota Indramayu dan Cirebon.

Hidup dengan segala kesederhanaan itu sudah cukup bagi ku yang terpenting ada kail dan jala aku dapat menyambung hidup. Aku bangga dengan negara ku sendiri, aku salah satu anak bangsa yang tak melupakan perjuangan para pahlawan. Jika yang seumuran dengan ku sedang menyukai k-pop aku lebih menyukai kebudayaan Indonesia. Sehari-hari aku mengenakan baju batik entah mengapa aku menyukai baju batik seakan menambah nilai plus untuk diri sendiri. Dengan bangganya ku kenakan kemana pun aku melangkah. Batik yang ku kenakan ini tentunya sudah berbentuk model baju yang tiada kalah dengan produk luar negeri.

Terkadang hati ini teriris jika melihat orang di sekitar ku menyepelekan budaya sendiri padahal kan ini budaya kita yang harus dilestarikan dan dijaga kalau bukan kita siapa lagi. Jika anak bangsanya saja tidak memperdulikannya bagaimana dunia bisa-bisa kebudayaan kita diambil oleh negara lain. 

Bumi pertiwi yang ku cinta tak akan ku relakan diri mu diinjak-injak kembali oleh kejamnya penjajah. Sudah cukup rempah-rempah ku kau ambil, sudah cukup kekayaan alam ku kau ambil, sudah cukup korban yang kau ambil nyawanya demi kepentingan mu, tahu kah aku sudah muak dengan segala yang kau ucapkan. Aku tak lagi termakan oleh janji manis mu. Dengan susah payah pahlawan ku membela mati-matian hanya untuk ku.

Untuk itu, mari kita cintai negara Indonesia yang kaya ini. Tunjukkan kepada dunia kehebatan Indonesia. Belajar dengan giat, memperkaya kecekatan dan keterampilan dalam diri. Percaya lah jika hal itu terus-menerus di lakukan maka suatu saat negara kita akan menjadi negara yang maju dan dapat bersaing dengan negara lain.

No comments:

Post a Comment